Testis Besar Sebelah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

oleh -53 Dilihat
Testis Besar Sebelah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Testis Besar Sebelah Biasa di sebut dengan buah zakar yaitu kondisi di mana salah satu testis lebih besar dari yang lain. Apakah Anda pernah mengalami hal ini? Apakah Anda khawatir ada yang salah dengan testis Anda? Apakah Anda ingin tahu apa penyebab, gejala, dan cara mengatasi testis besar sebelah? Jika ya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Kami akan menjawab semua pertanyaan Anda di artikel ini. Mari kita mulai!

Apa itu Testis Besar Sebelah?

Testis besar sebelah, atau disebut juga testis asimetris, adalah kondisi di mana ukuran testis kanan dan kiri tidak sama. Biasanya, testis kiri sedikit lebih besar dan lebih rendah dari testis kanan. Hal ini normal dan tidak berbahaya, karena testis memang tidak selalu simetris. Perbedaan ukuran testis biasanya tidak lebih dari 0,5 cm. Namun, jika perbedaan ukuran testis lebih dari 1 cm, atau jika salah satu testis tiba-tiba membesar, maka itu bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius.

Apa Penyebab Testis Besar Sebelah?

Ada beberapa penyebab yang bisa membuat testis besar sebelah, antara lain:

1. Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar testis. Varikokel biasanya terjadi di testis kiri, karena pembuluh darah di sana lebih panjang dan lebih melengkung daripada di testis kanan. Varikokel bisa menyebabkan testis kiri membesar, merah, hangat, dan nyeri. Varikokel juga bisa menurunkan kualitas dan jumlah sperma, sehingga berpengaruh pada kesuburan.

2. Hidrosel

Hidrosel adalah penumpukan cairan di sekitar testis. Hidrosel bisa terjadi karena cedera, infeksi, atau tumor. Hidrosel bisa menyebabkan testis membesar, berat, dan nyeri. Hidrosel biasanya tidak berbahaya, tetapi bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan.

3. Epididimitis

Epididimitis adalah peradangan epididimis, yaitu saluran yang menghubungkan testis dengan saluran sperma. Epididimitis bisa terjadi karena infeksi bakteri atau virus, seperti klamidia, gonore, atau campak. Epididimitis bisa menyebabkan testis membesar, merah, hangat, dan nyeri. Epididimitis juga bisa menyebabkan demam, menggigil, dan keluarnya cairan dari penis.

4. Torsio testis

Torsio testis adalah kondisi di mana testis berputar dan memotong aliran darah ke testis. Torsio testis bisa terjadi karena trauma, aktivitas fisik, atau kelainan bawaan. Torsio testis adalah kondisi darurat yang membutuhkan operasi segera, karena bisa menyebabkan kerusakan permanen atau kehilangan testis. Torsio testis bisa menyebabkan testis membesar, merah, hangat, dan nyeri. Torsio testis juga bisa menyebabkan mual, muntah, dan pusing.

5. Tumor testis

Tumor testis adalah pertumbuhan abnormal jaringan di testis. Tumor testis bisa jinak atau ganas. Tumor testis ganas adalah salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang pria usia 15-35 tahun. Tumor testis bisa menyebabkan testis membesar, berat, dan nyeri. Tumor testis juga bisa menyebabkan perubahan hormon, seperti pembesaran payudara, penurunan libido, atau infertilitas.

Apa Gejala Testis Besar Sebelah?

Gejala testis besar sebelah bisa bervariasi tergantung pada penyebabnya. Namun, ada beberapa gejala umum yang bisa Anda perhatikan, seperti:

  • Perbedaan ukuran testis yang mencolok
  • Pembengkakan, kemerahan, atau kehangatan pada testis
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada testis, skrotum, atau selangkangan
  • Perubahan bentuk atau tekstur testis
  • Keluarnya cairan atau darah dari penis
  • Demam, menggigil, atau gejala flu lainnya
  • Pembesaran payudara, penurunan libido, atau infertilitas

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter. Jangan menunda atau mengabaikan gejala, karena bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti kerusakan testis, infeksi, atau kanker.

Bagaimana Cara Mengatasi Testis Besar Sebelah?

Cara mengatasi testis besar sebelah tergantung pada penyebabnya. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, urin, atau sperma, dan tes pencitraan, seperti ultrasound, CT scan, atau MRI, untuk menentukan diagnosis yang tepat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai, seperti:

1. Obat-obatan

Dokter bisa memberikan obat-obatan, seperti antibiotik, anti-inflamasi, atau analgesik, untuk mengatasi infeksi, peradangan, atau nyeri yang menyebabkan testis besar sebelah. Obat-obatan ini bisa diminum secara oral atau disuntikkan ke dalam testis.

2. Tindakan Bedah

Dokter bisa melakukan operasi untuk mengatasi testis besar sebelah yang disebabkan oleh varikokel, hidrosel, torsio testis, atau tumor testis. Operasi bisa dilakukan dengan cara memotong, mengikat, mengeluarkan, atau memperbaiki pembuluh darah, cairan, atau jaringan yang bermasalah di sekitar testis. Operasi bisa dilakukan dengan anestesi lokal atau umum, tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi masalah.

3. Radioterapi atau kemoterapi

Dokter bisa memberikan terapi radiasi atau obat-obatan anti-kanker untuk mengatasi testis besar sebelah yang disebabkan oleh kanker testis. Terapi ini bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker yang tumbuh di testis atau menyebar ke bagian tubuh lain. Terapi ini bisa dilakukan sebelum atau sesudah operasi, tergantung pada jenis dan stadium kanker.

mencegah atau mengurangi risiko testis besar sebelah

Selain pengobatan medis, Anda juga bisa melakukan beberapa hal untuk mencegah atau mengurangi risiko testis besar sebelah, seperti:

  • Menjaga kebersihan dan kesehatan testis dengan cara mencuci dan mengeringkan testis secara teratur, menghindari iritasi atau cedera pada testis, dan menggunakan pakaian dalam yang longgar dan nyaman.
  • Melakukan pemeriksaan testis sendiri dengan cara meraba dan memeriksa testis secara rutin, setidaknya sekali sebulan, untuk mengetahui adanya perubahan ukuran, bentuk, atau tekstur testis. Jika Anda menemukan adanya benjolan, nyeri, atau perbedaan yang mencolok, segera hubungi dokter.
  • Menghindari faktor risiko yang bisa menyebabkan testis besar sebelah, seperti infeksi menular seksual, merokok, atau paparan radiasi. Anda bisa melakukannya dengan cara menggunakan kondom saat berhubungan seksual, berhenti merokok, atau melindungi testis dari sinar X atau radiasi lainnya.
  • Mengenakan pelindung testis saat berolahraga. Pelindung testis dapat membantu melindungi testis dari cedera, terutama pada olahraga yang berisiko tinggi menyebabkan cedera pada testis, seperti sepak bola, tinju, dan rugby.

Dalam menjalani perawatan dan pencegahan testis besar sebelah, kerjasama dengan dokter sangat penting. Diagnosis yang tepat dan pemilihan pengobatan yang sesuai akan membantu memulihkan kesehatan testis dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Serta upaya pencegahan mandiri seperti menjaga kebersihan, melakukan pemeriksaan rutin, dan menghindari faktor risiko dapat menjadi langkah-langkah proaktif untuk menjaga kesehatan testis. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk informasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Tentang Penulis: Jonathan putra

Gambar Gravatar
dr. Jonathan Putra merupakan Dokter Umum yang berpraktik di RS Umum Royal Prima. Beliau telah mengemban pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Sumatera Utara. Adapun layanan yang dapat dr. Jonathan putra bantu yaitu konsultasi kesehatan umum, seperti demam, sakit kepala/ migrain, diare, batuk/ pilek, sariawan, ambeiien, asma, rematik, kolesterol. Selain itu, Beliau terhimpun dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.