Ketua IDAI Memberikan Penjelasan Mengenai Mycoplasma Pneumonia yang Dituduh Sebagai Penyebab Pneumonia Misterius di China

oleh -73 Dilihat
Ketua IDAI Memberikan Penjelasan Mengenai Mycoplasma Pneumonia yang Dituduh Sebagai Penyebab Pneumonia Misterius di China
Ketua IDAI Memberikan Penjelasan Mengenai Mycoplasma Pneumonia yang Dituduh Sebagai Penyebab Pneumonia Misterius di China

Healthsvp, Medan – Organisasi profesi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan penjelasan terperinci mengenai Mycoplasma pneumonia yang diduga menjadi penyebab pneumonia misterius di China. Menurut Ketua Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI, Rina Triasih, Mycoplasma merupakan salah satu bakteri penyebab pneumonia pada anak.

Mycoplasma Pneumonia: Penyebab Pneumonia Misterius di China

Dalam keterangan tertulis yang diterbitkan pada Minggu (3/7/2023), Rina menjelaskan bahwa Mycoplasma pneumonia adalah bakteri kecil yang sulit dideteksi dan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, termasuk pneumonia. Bakteri ini dapat menyebar melalui udara saat penderita batuk atau bersin.

Gejala dan Kelompok Rentan

“Mycoplasma pneumonia lebih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa muda. Gejala yang muncul melibatkan demam, batuk, sesak napas, dan nyeri dada,” ungkap Rina. Pneumonia yang disebabkan oleh Mycoplasma pneumonia umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu. Namun, pada beberapa kasus, dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang paru-paru, gagal napas, dan bahkan kematian.

Pencegahan dan Langkah-Langkah

Rina menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penularan Mycoplasma pneumonia. Beberapa tips yang diberikan IDAI meliputi:

  1. Cuci tangan r utin dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin, terutama setelah batuk atau bersin.
  2. Penting untuk menghindari dan  menjauhi kontak dengan orang yang sedang sakit.
  3. Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin untuk mengurangi penyebaran bakteri.
  4.  Menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

Imbauan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, menyampaikan bahwa saat ini belum ada data resmi dari Kementerian Kesehatan RI. Dan pelacakan kuman penyebab pneumonia (kecuali virus influenza) pada anak di Indonesia belum rutin dilakukan.

“Sehingga, belum ada data pasti apakah terjadi peningkatan jumlah kasus pneumonia akibat Mycoplasma pneumonia pada anak di Indonesia,” kata Piprim mengutip keterangan IDAI, Sabtu (2/12/2023).

Namun itu IDAI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menghadapi isu pneumonia misterius di China. Masyarakat diingatkan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan yang efektif terhadap penularan penyakit.

Dengan demikian, IDAI berperan aktif dalam memberikan informasi yang akurat dan mendalam, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dalam menghadapi situasi ini.

Tentang Penulis: Jonathan putra

Gambar Gravatar
dr. Jonathan Putra merupakan Dokter Umum yang berpraktik di RS Umum Royal Prima. Beliau telah mengemban pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Sumatera Utara. Adapun layanan yang dapat dr. Jonathan putra bantu yaitu konsultasi kesehatan umum, seperti demam, sakit kepala/ migrain, diare, batuk/ pilek, sariawan, ambeiien, asma, rematik, kolesterol. Selain itu, Beliau terhimpun dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.