Pemerintah Harus Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

oleh -116 Dilihat
Pemerintah Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Healthsvp, Jakarta – Pemerintah diminta mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 pada momen perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023. Epidemiolog dari Griffith University Australia Darto Anwar mengingatkan, lonjakan kasus Covid-19 bisa terjadi karena mobilitas masyarakat yang meningkat pada saat libur akhir tahun.

“Potensi lonjakan kasus Covid-19 cukup tinggi,” kata Darto kepada tim healthsvp.com, Sabtu (25/11/2023).

Darto mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 pada momen libur akhir tahun sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2021, misalnya, kasus Covid-19 di Indonesia melonjak dari sekitar 1.000 kasus per hari menjadi lebih dari 50.000 kasus per hari setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Peningkatan mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun, kata Darto, menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19. Hal ini karena mobilitas yang tinggi dapat meningkatkan risiko penularan virus.

“Orang-orang akan berkumpul dan bepergian ke berbagai tempat,” kata Darto. “Risiko penularan virus akan meningkat karena orang-orang tidak selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.”

Pemerintah Diminta Antisipasi

Oleh karena itu, Dicky meminta pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pada momen libur akhir tahun. Pemerintah, kata Dicky, bisa melakukan berbagai upaya, seperti:

  • Melakukan kampanye dan edukasi kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, terutama saat berada di tempat-tempat umum.
  • Melakukan pengetatan protokol kesehatan di tempat-tempat umum, seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah.
  • Mendorong masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid-19, terutama vaksinasi booster.

“Pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19,” kata Darto. “Jika tidak, kita bisa kembali mengalami gelombang keempat Covid-19.”

Berdasarkan data Kemenkes, kasus COVID-19 di Indonesia mulai mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain adanya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, serta peningkatan mobilitas masyarakat.

Untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, antara lain:

  • Melakukan penguatan 3T (testing, tracing, dan treatment)
  • Mempercepat vaksinasi COVID-19, termasuk vaksinasi booster
  • Mendorong masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Wamenkes Dante juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit-penyakit lain yang berpotensi meningkat pada musim hujan, seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan diare.

“Masyarakat perlu waspada terhadap penyakit-penyakit yang berpotensi meningkat pada musim hujan. Pastikan untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Tentang Penulis: Jonathan putra

Gambar Gravatar
dr. Jonathan Putra merupakan Dokter Umum yang berpraktik di RS Umum Royal Prima. Beliau telah mengemban pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Sumatera Utara. Adapun layanan yang dapat dr. Jonathan putra bantu yaitu konsultasi kesehatan umum, seperti demam, sakit kepala/ migrain, diare, batuk/ pilek, sariawan, ambeiien, asma, rematik, kolesterol. Selain itu, Beliau terhimpun dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.